Peningkatan Kanker Kandungan
Jika kanker kandungan terdiagnosis, dokter perlu untuk mengetahui tingkat, atau luasnya, dari penyakit untuk merencanakan perawatan yang terbaik. Peningkatan adalah suatu usaha yang hati-hati untuk memastikan apakah kanker telah menyebar, dan jika ya, ke bagian-bagian tubuh yang mana.
Dokter mungkin memerintahkan tes-tes darah dan urin dan x-rays dada. Wanita itu juga mungkin mempunyai x-rays lain, CT scans, dan tes-tes ultrasound, magnetic resonance imaging (MRI), sigmoidoscopy, atau colonoscopy.
Pada kebanyakan kasus-kasus, cara yang paling dapat dipercaya untuk membuat tingkatan penyakit ini adalah mengangkat kandungan (hysterectomy). Setelah kandungan diangkat, ahli bedah dapat mencari tanda-tanda yang jelas bahwa kanker telah menyerang otot kandungan. Ahli bedah juga dapat memeriksa simpul-simpul getah bening dan organ-organ lain pada area pelvic untuk tanda-tanda kanker. Seorang ahli patologi menggunakan sebuah mikroskop memeriksa kandungan dan jaringan-jaringan lain yang diangkat oleh ahli bedah.
Ini adalah ciri-ciri utama dari setiap tingkatan penyakit:
- Tingkat I -- Kanker hanya berada dalam tubuh kandungan. Bukan di leher rahim.
- Tingkat II -- Kanker telah menyebar dari tubuh kandungan ke leher rahim.
- Tingkat III -- Kanker telah menyebar keluar dari kandungan, namun belum keluar pelvis (dan belum ke kandung kemih atau rectum). Simpul-simpul getah bening pada pelvis mungkin mengandung sel-sel kanker.
- Tingkat IV -- Kanker telah menyebar ke kandung kemih atau rectum. Atau ia telah menyebar melewati pelvis ke bagian-bagian lain tubuh.
Perawatan Kanker Kandungan
Banyak wanita-wanita yang ingin mengambil bagian yang aktif dalam membuat keputusan-keputusan tentang pelayanan kesehatan mereka. Mereka ingin belajar semua yang mereka bisa tentang penyakit mereka dan pilihan-pilihan perawatan mereka. Bagaimanapun, shock dan stres yang dapat dirasakan oleh orang-orang setelah suatu diagnosis kanker dapat membuatnya sukar bagi mereka untuk memikirkan segala sesuatu yang mereka ingin tanyakan pada dokter. Adalah seringkali bermanfaat untuk membuat suatu daftar dari pertanyaan-pertanyaan sebelum suatu janji temu. Untuk mengingat apa yang dikatakan oleh dokter, pasien-pasien dapat membuat catatan-catatan atau bertanya apakah mereka dapat menggunakan suatu tape recorder. Beberapa wanita-wanita juga ingin mempunyai seorang anggota keluarga atau teman dengan mereka ketika mereka berbicara dengan dokter -- untuk mengambil bagian dalam diskusi, untuk mencatata, atau hanya mendengarkan.
Dokter dari pasien mungkin merujuknya pada dokter-doter yang mengkhususkan diri (spesialis) pada perawatan kanker, atau ia dapat meminta referensi. Perawatan biasanya mulai dalam beberapa minggu setelah diagnosis. Ada waktu untuk wanita berbicara dengan dokter tentang pilihan-pilihan perawatannya, mendapatkan suatu pendapat kedua, dan belajar lebih banyak tantang kanker kandungan.
Mendapatkan suatu pendapat kedua
Sebelum memulai perawatan, seorang wanita mungkin ingin suatu pendapat kedua tentang diagnosis, tingkat kanker, dan rencana perawatan. Beberapa perusahaan-perusahaan asutansi membutuhkan suatu pendapat kedua; yang lain mungkin melengkapi suatu pendapat kedua jika wanita memintanya. Mengumpulkan rekaman medis dan membuat janji dengan dokter mungkin memerlukan sedikit waktu. Pada kebanyakan kasus-kasus, suatu penundaan yang singkat tidak membuat perawatan menjadi kurang efektif.
Ada sejumlah cara-cara untuk menemukan dokter untuk suatu pendapat kedua:
- Dokter anda mugkin merujuk anda pada satu atau lebih spesialis-spesialis. Specialis-spesialis yang merawat wanita-wanita dengan kanker kandungan termasuki ahli-ahli bedah, ahli kanker ginekologis (gynecologic oncologists), ahli pengobatan kanker (medical oncologists), dan ahli radiasi kanker (radiation oncologists). Pada pusat-pusat kanker, beberapa spesialis-spesialis seringkali bekerja sama sebagai suatu regu (team).
- NCI's Cancer Information Service, at 1-800-4-CANCER, dapat memberitahu anda tentang pusat-pusat perawatan yang berdekatan.
- The American Board of Medical Specialties (ABMS) mempunyai suatu dafter dari dokter-dokter yang telah mendapatkan latihan dan telah lulus ujian dalam spesialisasinya. Anda dapat mencari dokter-dokter ini pada http://www.abms.org. (Click on "Who's Certified.")
Persiapan untuk Perawatan
Pilihan untuk perawatan tergantung dari ukuran tumor, stadium penyakitnya, apakah hormon-hormon wanita mempengaruhi pertumbuhan tumor, dan tingkat tumornya. (Tingkat memberitahu seberapa dekatnya sel-sel kanker menyerupai sel-sel normal dan menyarankan berapa cepatnya kanker mungkin tumbuh. Kanker-kanker tingkat rendah kemungkinan tumbuh dan menyebar lebih perlahan daripada kanker-kanker tingkat tinggi). Dokter juga mempertimbangkan faktor-faktor lain, termasuk umur dan kesehatan umum dari wanitanya.
Metode-Metode Perawatan Kanker Kandungan
Wanita-wanita dengan kanker kandungan mempunyai banyak pilihan-pilihan perawatan. Kebanyakan wanita-wanita dengan kanker kandungan dirawat dengan operasi. Beberapa mempunyai terapi radiasi. Suatu jumlah yang lebih kecil dari wanita-wanita mungkin dirawat dengan terapi hormon. Beberapa pasien-pasien menerima suatu kombinasi dari terapi-terapi.
Dokter adalah orang yang paling tepat untuk menguraikan/menjelaskan pilihan-pilihan perawatan dan mendiskusikan hasil-hasil perawatan yang diharapkan.
Seorang wanita mungkin ingin berbicara dengan dokternya tentang mengambil bagian pada suatu percobaan klinik, suatu studi penelitian dari metode-metode perawatan yang baru. Percobaan-percobaan klinik adalah suatu pilihan penting untuk wanita-wanita dengan semua tingkatan kanker kandungan.
Kebanyakan wanita-wanita dengan kanker kandungan mempunyai operasi untuk mengangkat kandungan (hysterectomy) melalui suatu sayatan pada perut. Dokter juga mengangkat kedua tabung-tabung fallopian dan kedua indung-indung telur (ovaries). Prosedur ini disebut suatu bilateral salpingo-oophorectomy .
Dokter mungkin juga mengangkat simpul-simpul getah bening dekat tumor untuk melihat apakah mereka mengandung kanker. Jika sel-sel kanker telah mencapai simpul-simpul getah bening, itu dapat berarti bahwa penyakit telah menyebar pada bagian-bagian lain tubuh. Jika sel-sel kanker belum menyebar diluar endometrium, wanita itu mungkin tidak memerlukan perawatan lain mana saja. Panjangnya waktu tinggal di rumah sakit mungkin bervariasi dari beberapa hari sampai satu minggu.
Pada terapi radiasi, sinar-sinar berenergi tinggi digunakan untuk membunuh sel-sel kanker. Seperti operasi, terapi radiasi adalah suatu terapi lokal. Ia mempengaruhi sel-sel kanker hanya di area yang dirawat.
Beberapa wanita-wanita dengan kanker kandungan tingkat I, II, atau III memerlukan kedua-duanya terapi radiasi dan operasi. Mereka mungkin mendapat radiasi sebelum operasi untuk menyusutkan tumor atau setelah operasi untuk menghancurkan sel-sel kanker mana saja yang tertinggal di area itu. Juga, dokter mungkin menyarankan perawatan-perawatan radiasi untuk jumlah yang kecil dari wanita-wanita yang tidak dapat menjalankan operasi.
Dokter-dokter menggunakan dua tipe dari terapi radiasi untuk merawat kanker kandungan:
- Radiasi Eksternal: Pada terapi radiasi eksternal, sebuah mesin besar diluar tubuh digunakan untuk mengarahkan radiasi pada area tumor. Wanita itu biasanya adalah seorang pasien luar rumah sakit atau klinik dan menerima radiasi eksternal 5 hari setiap minggu untuk beberapa minggu. Jadwal ini membantu melindungi sel-sel dan jaringan-jaringan yang sehat dengan menyebar keluar total dosis dari radiasi. Tidak ada materi-materi radioaktif yang ditaruh kedalam tubuh untuk terapi radiasi eksternal.
- Radiasi Internal: Pada terapi radiasi internal, tabung-tabung kecil yang mengandung suatu unsur radioaktif dimasukkan melalui vagina dan ditinggalkan ditempat untuk beberapa hari. Wanita ini tinggal di rumah sakit selama perawatan in. Untuk melindungi yang lainnya dari paparan radioaktif, pasien tidak bisa menerima tamu-tamu atau dapat menerima tamu hanya untuk suatu periode waktu yang singkat ketika implant ditempat. Sekali implant diangkat, wanita itu tidak mempunyai keradioaktifan didalam tubuhnya.
Beberapa pasien-pasien memerlukan kedua-duanya terapi radiasi eksternal dan internal.
Terapi hormon melibatkan unsur-unsur yang mencegah sel-sel kanker mendapatkan atau menggunakan hormon-hormon yang mungkin mereka butuhkan untuk tumbuh. Hormon-hormon dapat mengkaitkan pada sel-sel yang peka rangsangan hormon (hormone receptors), menyebabkan perubahan-perubahan pada jaringan kandungan. Sebelum terapi mulai, dokter mungkin meminta suatu tes hormone receptor. Tes lab dari jaringan kandungan yang khusus ini membantu dokter belajar jika sel-sel yang peka rangsangan estrogen dan progesterone hadir. Jika jaringan mempunyai receptors, wanita itu kemungkinan merespon pada terapi hormon.
Terapi hormon disebut suatu terapi sistemik karena ia dapat mempengaruhi sel-sel kanker diseluruh tubuh. Biasanya, terapi hormon adalah suatu tipe dari progesterone yang diminum sebagai suatu pil.
Dokter mungkin menggunakan terapi hormo untuk wanita-wanita dengan kanker kandungan yang tidak dapat menjalankan operasi atau terapi radiasi. Juga, dokter mungkin memberikan terapi hormon pada wanita-wanita dengan kanker kandungan yang telah menyebar ke paru-paru atau tempat-tempat jauh lainnya. Ia juga diberikan pada wanita-wanita dengan kanker kandungan yang telah timbul kembali.
Efek-Efek Sampingan Perawatan Kanker
Karena perawatan kanker dapat merusak sel-sel dan jaringan-jaringan yang sehat, efek-efek sampingan yang tidak diinginkan kadangkala terjadi. Efek-efek sampingan ini tergantung dari banyak faktor-faktor, termasuk tipe dan luasnya perawatan. Efek-efek sampingan mungkin tidak sama untuk setiap orang, dan mereka mungkin bahkan berubah dari satu sesi perawatan ke sesi berikutnya. Sebelum perawatan mulai, dokter-dokter dan suster-suster akan menjelaskan kemungkinan efek-efek sampingan dan bagaimana mereka akan membantu anda mengendalikan mereka.
Operasi
Setelah suatu hysterectomy, wanita-wanita biasanya mempunyai beberapa rasa nyeri dan merasakan sangat lelah. Kebanyakan wanita-wanita kembali ke aktivitas-aktivitas normal mereka dalam waktu 4 sampai 8 minggu setelah operasi. Beberapa mungkin memerlukan lebih banyak waktu daripada itu.
Beberapa wanita-wanita mungkin mempunyai persoalan-persoalan dengan mual dan muntah setelah operasi, dan beberapa mungkin mempunyai persoalan-persoalan kandung kemih dan usus. Dokter mungkin membatasi dietnya wanita pada cairan-cairan pertama kali, dengan suatu kembalinya ke makanan padat secara berangsur-angsur.
Wanita-wanita yang telah mempunyai suatu hysterectomy tidak lagi mempunyai periode-periode menstruasi dan tidak lagi dapat hamil. Ketika indung-indung telur (ovaries) diangkat, menopause terjadi seketika. Rasa panas dan gejala-gejala lain dari menopause yang disebabkan oleh operasi mungkin lebih berat daripada yang disebabkan oleh menopause secara alamiah. Terapi pengganti hormon [Hormone replacement therapy (HRT)] seringkali diberikan pada wanita-wanita yang tidak mempunyai kanker kandungan untuk menghilangkan persoalan-persoalan ini. Bagaimanapun, dokter-dokter biasanya tidak memberikan hormon estrogen pada wanita-wanita yang telah mempunyai kanker kandungan. Karena estrogen adalah suatu faktor risiko untuk penyakit ini, banyak dokter-dokter khwatir bahwa estrogen mungkin menyebabkan kanker kandungan untuk timbul kembali. Dokter-dokter lain menunjukan bahwa tidak ada bukti ilmiah bahwa estrogen meningkatkan risiko bahwa kanker akan timbul kembali. NCI sedang mensponsori suatu studi penelitian yang besar untuk mempelajari apakah wanita-wanita yang telah mempunyai kanker kandungan stadium awal dapat menerimanya dengan aman.
Untuk beberapa wanita-wanita, suatu hysterectomy dapat mempengaruhi keintiman seksual. Seorang wanita mungkin kehilangan perasaan yang mungkin membuat keintiman menjadi sulit. Berbagi perasaan-perasaan ini dengan mitranya mungkin bermanfaat.
Terapi Radiasi
Efek-efek sampingan dari terapi radiasi tergantung terutama dari dosis perawatan dan bagian tubuh yang dirawat. Efek-efek sampingan yang umum dari radiasi termasuk kekeringan, kulit yang memerah dan rambut rontok pada area yang dirawat, kehilangan nafsu makan, dan kelelahan yang sangat. Beberapa wanita-wanita mungkin mempunyai vagina yang kering, gatal, mengencang, dan terbakar. Radiasi juga mungkin menyebabkan diare atau buang air kecil yang sering dan tidak menyenangkan. Ia mungkin mengurangi jumlah sel-sel darah putih, yang membantu melindungi tubuh melawan infeksi.
Dokter-dokter mungkin menasehati pasien-pasien mereka untuk tidak berhubungan seksual selama terapi radiasi. Bagaimanapun, kebanyakan dapat memulai lagi aktivitas seksualnya dalam waktu beberapa minggu setelah perawatan berakhir. Dokter atau suster mungkin menyarankan cara-cara menghilangkan segala ketidakenakkan vagina yang terkait dengan perawatan.
Terapi Hormon
Terapi hormon dapat menyebabkan sejumlah efek-efek sampingan. Wanita-wanita yang memakai progesterone mungkin menahan cairan, mempunyai suatu nafsu makan yang meningkat, dan menambah berat badan. Wanita-wanita yang masih menstruasi mungkin mempunyai perubahan-perubahan pada periode-periode mereka.
Nutrisi
Orang-orang perlu makan yang baik selama terapi kanker. Mereka memerlukan kalori-kalori dan protein-protein yang cukup untuk memajukan kesembuhan, mempertahankan kekuatan, dan mempertahankan suatu berat badan yang sehat. Makan dengan baik seringkali membantu orang-orang dengan kanker merasa lebih baik dan mempunyai lebih banyak energi.
Pasien-pasien mungkin merasa tidak ingin makan jika mereka merasa tidak enak atau lelah. Juga, efek-efek sampingan perawatan seperti tidak ada nafsu makan, mual, atau muntah dapat membuat makan menjadi sulit. Makanan mungkin rasanya berbeda.
Dokter, ahli diet, atau pelayanan kesehatan lainnya dapat menasehati pasien-pasien tentang cara-cara mempertahankan suatu diet yang sehat.
Kepedulian pada Follow-up
Kepedulian pada Follow-up setelah perawatan kanker kandungan adalah penting. Wanita-wanita harus jangan ragu-ragu mendiskusikan follow-up dengan dokter mereka. Checkups secara teratur memastikan bahwa segala perubahan-perubahan pada kesehatan tercatat. Segala persoalan yang berkembang dapat ditemukan dan dirawat sesegera mungkin. Checkups dapat termasuk suatu pemeriksaan fisik, suatu pemeriksaan pelvic, x-rays, dan tes-tes laboratorium.